Just another WordPress.com weblog

Posts tagged ‘Budaya’

The new phase of life: Hidup Bermasyarakat

Sedari kita kecil kita telah hidup dalam lingkungan masyarakat, namun hanya saja pada saat itu kita belum faham apa yang dimaksud dengan hak dan kewjiban, menghargai tetangga, atau pun rasa sungkan.

Ketika beranjak remaja dan dewasa muda kita sudah mulai mengenal kehidupan bermasyarakat yang lebih luas memaliui organisasi dilingkungan rumah atau disekolah.

Ketika kita sudah berkeluarga dan tinggal dirumah baru, saya pribadi merasakan disinilah kemampuan bermasyarakat kita mulai diuji. Menikah adalah salah satu fase penting dalam perubahan hidup sesorang. Dengan menikah kita berarti telah memiliki keluarga sendiri, yang mana kita sendirilah yang langsung bertanggung jawab dalam keluarga tersebut. Hal ini tentu saja berbeda kektika kita masih berstatus anak terlebih dahulu.

Saat ini saya sudah hampir 6 bulan menikah dan sudah 4 bulan tinggal didaerah baru. Penyesuaian diri dalam hidup berumah tangga saat ini saya nilai cukup sukses. Sedangkan penyesuaian dalam bermasyarakat masih perlu diperjuangan. Meskipun hidup ddi desa sejak kecil, sebenarny sy kurang begitu aktif dalam kegiatan bermasyarakt. Hal ini mungkin salah satunya dikarenakan, orang tua saya juga relatif kurang aktif dalam kegiatan bermasyarat. Memang untuk hal sinoman (membantu secara sukarela di teampat tetangga yang punya hajat) saya masih aktif, tapi untuk hal rapat saya termasuk yang malas untuk datang. 

Ketika pindah di tempat baru, berarti pada saat yang sama kita mulai membangun identitas baru dalam bermasyarakat. Identitas yang melekat selama kita masih tinggal ditempat itu. Bulan bulan awal adalah waktu yang penting untuk membangun image kita di lingkungan yang baru. Jadi aktiflah dalam kegiatan bermasyarakat jangan sampai sama sekali tidak pernah ikut. 

Memang betul terkadang dalam masyarakat terutama yang tinggal dipedesaan masih banyak acara acara yang berbau adat atau bahkan tidak sesuai dengan syariah agama. Sebagai seorang Muslim kita memang perlu hati hati dan selektif dalam memilih kegiatan. Untuk kegiatan yang munurut saya tidak sesuai dengan nilai nilai Islam saya memilih untuk tidak mengikutinya.

Ketegasan kita dalam hal ini sangat penting, jangan sampai kita mengikuti kegiatan yang tidak sesuai dengan prinsip kita. Jika kita datang ke kegiatan tersebut masyarakat akan menterjemahkan bahwa kita menerima hal tersebut.

(23:07)