Just another WordPress.com weblog

Archive for February, 2013

Belajar dari Semak Belukar

 

Menikmat liburan smester pagi ini aku menyempatkan diri lagi untuk membersihkan halaman depan rumah. Kali ini target utamanya adalah sisi timur rumah. Hari sebelumnya dengan bermodal gunting tanaman baru pemberian suami, rumput liar di sebelah barat halaman sudah berhasil dirapikan. Rumah baru kami berdiri di tanah bekas pategalan, dan menurut saya tanah pategalan yang terdiri dari tanah lempung hitam adalah tanah favorit rumput -rumput liar ini. Saya bukan ahli tanah, saya tidak tau pasti apakah pendapat saya diatas itu benar . Tapi yang jelas jika rumput rumput liar itu telah berhasil bercokol pada tanah lempung hitam itu, maka akan lebih sulit dicabut, tanah lempung yang lengket membuat dia bercokol semakin kuat.

Semak belukar di sisi timur rumah kami adalah tantangan lebih berat dibanding dengan sisi barat. Sisi barat mayoritas hanya diisi dengan rumput teki dengan sedikit belukar sehingga lebih mudah untuk dibersihkan. Sisi timur adalah sebuah tantangan untuk “petugas kebersihan rumah” seperti saya. Sisi timur bak hutan! ada tumbuhan merambat, putri malu dengan duri-durinya, rumput perdu yang entah namanya apa, semuanya hidup tanpa permisi di halam kami (saya dan suami red).

Ini bukan pertama kalinya saya membersihkan halaman. Jika ada waktu luang, libur mengajar dan tidak ada acara saya menyempatkan diri untuk menjaga halaman kami agar tetap patut dilihat. Mulai dari membersihkan sampah sampai mencabuti rumput.

 Hmmm….Rumputlah yang paling spesial, saya heran dengan tumbuhan yang satu ini daya hidupnya luar biasa. Mudah sekali rumput ini tumbuh dan menyebar. Dari akarnya saja dapat tumbuh rumput baru. Bijinya yang ringan mampu terbawa angin mempungkinkan rumput rumput ini untuk meyebar terbang jauh dari tanaman induknya.  Daya tahan bijinya juga luar biasa, biji rumput menyebar di musim kering, meskipun diterpa angin kering dan udara panas kemarau biji itu tidak kehilangan daya hidupnya. Sedikit saja terkena air hujan maka ia akan segera tumbuh menjadi rumput baru. Belum lagi banyaknya biji rumput dan belukar memungkinkan mereka hidup bersama menjadi sebuah koloni seperti yang ada di halaman rumah saya ini. Tanpa pupuk rumput dan belukar ini bisa gemuk gemuk.  Bermodal air musim hujan rumput dan belukar ini sukses mengokupasi seluruh halaman kami.

Di tengah rasa lelah, karena rumput yang dibersihkan tak habis habis terbersit di fikiran saya, andai saya semangat manusia seperti semangat hidup rumput liar ini pasti akan luar biasa!. Mampu bertahan di kondisi yang sulit. Memanfaatkan peluang  didekatnya semaksimal mungkin. Seperti rumput mamanfaatkan air hujan dan tanah manapun yang disinggahinya. Dipotong berkali kali rumput akan tumbuh dan tumbuh lagi. Subhanalloh pasti akan luar biasa.

Saya yakin manusia adalah makhluk paling sempurna ciptaan Alloh SWT, yang diberi kelebihan akal dan nurani yang dapat belajar dari banyak hal termasuk dr rumput dan belukar ini. Saya yakin dengan modal ini semangat manusia pasti juga luar biasa dapat bertumbuh dan bertumbuh menjadi seorang yang bermanfaat bagi orang oarang terdekatnya, warga disekitarnya dan agamanya.