Just another WordPress.com weblog

Archive for August, 2012

Al Quran is Scientifically Proven

And in the earth are tracts side by side, and gardens of vines, and corn, and palm-trees growing from one root and distinct roots — they are watered with one water; and We make some of them to excel others in fruit. Surely there are signs in this for a people who understand. (Ar Rad verse 4)

Al Quran was begun to descended in year 610. Al Quran is the Holy book of Muslim. It contains the word of God/ Allah SWT. Al Quran is used a s a guide to muslim life besides sunnah. Sunnah is the example of daily life attitude by prophet Muhammad SAW. Even tough Al Quran was descended a long time ago. But there are many scientific fact that proves Al Quran relevacy to science. As an example the verse above and many more. 

Had he not been a sperm from semen emitted?

Then he was a clinging clot, and [ Allah ] created [his form] and proportioned [him] (Al Qiyamah: verse 38)

And made of him two mates, the male and the female. (Al quran verse 39)

Is not that [Creator] Able to give life to the dead? (Al Qiyamah verse 40)

Those three verses of surrah Al Qiyamah shows relevancy to modern theory of biology. Far before human could uncover that fact scientifically, the holly Quran had written that. 

(fitri 29 August 2012, 12:47 pm)

Tips Menulis Essay Beasiswa

JAKARTA, KOMPAS.com — Untuk mendapatkan dan terpilih sebagai penerima beasiswa, terutama untuk melanjutkan studi di luar negeri, tak cukup hanya bermodalkan “cas-cis-cus” bahasa Inggris. Ada kiat lain yang penting diperhatikan untuk memenangi kompetisi: penulisan esai! Tak jeli dalam penulisan esai, harapan bisa pupus.

1. Pastikan esai sesuai dengan tema
Misalnya, Anda mengajukan beasiswa yang berbasis pada pelayanan komunitas atau publik. Dalam berkas lamaran, Anda dapat membuat daftar berbagai grup komunitas yang telah diikuti dan berbagai penghargaan yang berkaitan yang pernah diraih. Intinya, buatlah esai yang brilian, tetapi sarat pesan yang sesuai dengan jurusan yang Anda inginkan dan alasan yang mendasari mengapa menginginkan studi itu sebagai prioritas pertama.

2. Menjawab pertanyaan dasar
Pernahkah Anda menanyakan sebuah pertanyaan, tetapi merasa bahwa sebenarnya ada pertanyaan mendasar yang seharusnya ditanyakan? Dalam banyak kasus, pertanyaan esai hanya batu loncatan bagi Anda untuk menjawab pertanyaan mendasar yang dimanfaatkan para juri untuk mengetahui alasan yang sesungguhnya. Misal, sebuah organisasi yang memberikan beasiswa di bidang bisnis kemungkinan akan mengajukan pertanyaan, “Mengapa Anda tertarik mempelajari bidang studi bisnis?”. Sebenarnya, pertanyaan dasar yang mereka ajukan adalah “Mengapa Anda tertarik belajar di studi bisnis dan mengapa Anda merasa sebagai kandidat terbaik di bidang bisnis yang akan mendapatkan beasiswa kami?”.

Dalam pertarungan memenangi beasiswa, Anda akan berkompetisi dengan kandidat yang memiliki latar belakang dan tujuan yang sama. Gunakan pertanyaan esai sebagai jalan untuk membuktikan kepada pemberi beasiswa bahwa Anda adalah orang yang paling layak menerima beasiswa.

3. Berbagi cerita tentang diri sendiri
Selain menjelaskan alasan mengapa ingin memenangi beasiswa, penting juga untuk menceritakan sesuatu tentang diri Anda. Jelaskanlah dalam uraian singkat 500-1000 kata. Tidak perlu menjelaskan semua tentang diri Anda. Hanya ceritakan dengan fokus salah satu aspek dari diri Anda. Dengan kata lain, jangan menjelaskan semuanya.

Misalnya, jika Anda menulis keterlibatan dalam sebuah aktivitas atau organisasi, fokuskan pada salah satu pengalaman.

4. Tulisan harus menunjukkan “passion
Anda pasti pernah menulis banyak esai. Sekarang, cobalah lebih jujur, sebagian besar topik yang Anda tulis, sering kali sesuatu yang sebenarnya tidak menjadi konsen pribadi. Dalam menulis esai beasiswa, Anda mungkin akan menulis dengan cara yang sama. Tetapi, cara ini akan mengakibatkan kegagalan fatal.

Para pemenang beasiswa umumnya menulis esai tentang apa yang mereka senangi sehingga gairah penulis akan terasa. Ingatlah, ketika Anda secara antusias menceritakan sesuatu yang disenangi, tidak membutuhkan usaha yang lebih besar karena energi itu akan terpancar dalam tulisan. Oleh karena itu, ketika memilih sebuah topik, yakinlah itu adalah sesuatu yang benar-benar Anda pedulikan selama ini dan menjadi ketertarikan tersendiri.

5. Esai harus spesifik 
Kesalahan umum dalam menulis esai adalah menggunakan pendapat umum, daripada sesuatu yang lebih spesifik. Misalnya, jangan menulis, “Pendidikan adalah kunci kesuksesan”. Sebaliknya, juri beasiswa menginginkan kisah hidup Anda yang menunjukkan bagaimana pendidikan telah memengaruhi hidup Anda. Misalnya, jika Anda ingin menjadi astronot, Anda bisa menjelaskan bahwa cita-cita ini berawal dari hadiah yang diberikan ayah Anda, yaitu berupa pesawat roket. Fokuslah pada salah satu pengalaman yang membuat pembaca akan teringat tentang kisah Anda itu. 

6. Harus ada pernyataan inti
Pastikan esai yang Anda tulis memiliki poin yang jelas, hal yang kebanyakan jarang terlihat dalam berbagai esai mahasiswa. Harus ada ide sentral yang dipahami pembaca. Coba trik sederhana ini untuk menemukan inti dari esai Anda, “Bagaimana Anda menjelaskan esai yang ditulis dalam satu kalimat?” Jika Anda tak dapat menjabarkannya dalam satu kalimat, mungkin poin utamanya belum cukup jelas. Atau yang lebih buruk, esai Anda mungkin memang tidak memiliki tesis tertentu.

7. Tunjukkan prestasi
Memenangi beasiswa adalah tentang bagaimana memberikan kesan dan menunjukkan kepada para pemberi beasiswa bahwa Anda adalah kandidat terbaik yang layak mereka biayai. Prestasi, aktivitas, bakat, dan berbagai penghargaan yang pernah Anda raih akan membuktikan bahwa Anda benar-benar kandidat terbaik. Gunakan esai untuk turut menjelaskannya.

Bagaimanapun juga, jangan hanya terpatok pada apa yang diminta dalam syarat pengajuan. Gunakan kesempatan untuk fokus pada prestasi yang spesifik, tempatkan pada konteks yang sesuai.

Selamat mencoba!

More Friends for More Cheerful dynamic Life

In Islam we believe that, silaturahim or maintaining a good and close relationship between friends or family would bring a good fortune to the doer. Of course I do believe that. Having many friends and being able to maintain a good relationship between them in my opinion would make us happier, healthier, and smarter. Like what I did this evening.

After being absent last year, this evening Friday 17th August 2012 I had an opportunity to attend a breaking fast reunion held by Kasoorlipat. It need a little struggle o come to that event. I left my cell phone at my mother’s house, as you know that my cell phone is the one and only communication access to my high school friends. The other Back up is in facebook and our internet access was also in trouble. But finally my husband and I decided to go even though we didn’t know exactly the location of the restaurant. After two times going around area of SMA 2 finally I saw the neon box of the restaurant. Thanks God even though we arrived about the time of breaking fast. In this moment I think that God would ease our way if we have a good intention to do silaturahim.

It feels relieve to see our old friends, we started to say hi and of course I introduced my husband as a new family in kasoorlipat.  Some of my friends do not change a lot, physically they still look the same, some or most of my high school friends’ behaviours still the same as when they were in high school. But the changing is not in physical matter but it is more about their life, what they are doing right know, whether they have married, the job, achievement, etc. We started this event by breaking our fast. After the eating session and praying magrib, the most important part of this meeting was begun. Each person had to update their status, telling about their activity know. It was enjoyable to know what our friends doing now. A success story from friends can motivate us to reach our dream. A failure can also be a good lesson for the other.

In that occasion I told my friends that I still have a dream to be realized, that is to study abroad for my master degree. Hopefully by telling that to my friends, it will encourage me more to chase my dream. Hopefully next breaking fast, my dream will have been come true (amen ya Allah).

The Awakening

I finally found my wordpress blog. It has been years, since the last time I post my writing here. Now, it’s time to start over.
Many things happen for this last three years. In a brief I would say: my winning at NUEDC, my interview at IELSP, my graduation, my husband proposed me, my new job as a lecturer in University where I was studying, my wedding, my move to a new house. Now, it has been four months since my move.
My life will never be the same again. After this, there will be many more things that will happen in my life, and that will be recorded here in this blog. Of course if Allah, the lord of the universe gives his blessing and opportunity for me. Hopefully, I could play the best role that Allah entrusts it to me and be a useful person for people around me .