Just another WordPress.com weblog

Archive for March, 2009

Hidup

Sampai detik ini ku masih bisa merasakan
rintik hujan membasahi kulitku
Membuatnya berwarna pucat karena dingin
sampai saat ini
indahnya irama lagu masih bisa kudengarkan
sampai saat ini
indahnya kelap-kelip lampu masih bisa kusaksikan

Sampai saat ini aku masih hidup

Dan kuharap hatiku takkan mati dalam jasadku yang hidup.

by vitoz

I will find

I wondering why surounding is so noisy?
till I can hear nothing from myself
where is that hearth?
where i should wander to find you?
should I sailing the sky?
but I can’t fly
should I travel all the land?
but i’m not that strong friend, but i’m not strong then
where?
I will peal thousand of layer that cover you.
I
WILL
FIND
YOU

26th of March
21:15

vitoz

Tri Bratha Filosofi Kepemimpinan Jawa

Ketika kita berbicara tentang filosofi maka hikmah menjadi tingkat tertinggi dari sebuah ilmu. Kejaidian yang terjadi tiap detik dalam hidup kita sebenarnya penuh dengan hikmah, namun terkadang kita tidak menyinyisihkan waktu untuk duduk diam dan mengembara ke dalam diri kita.

Wisdom dalam diri seseorang tidak tumbuh begitu saja tetapi melalui sebuah proses perenungan panjang dan kemauan untuk memaknai dan menghargai hidup. Sampai saat ini saya yang baru akan menginjak dua puluh tahun benar- benar sedang berusaha untuk menyelam “travel within “, berusaha mengupas lapisan-lapisan kulit bawang untuk menemukan makna “siapa saya”, sebenarnya ” apa tujuan saya hidup” Pertanyaan-pertanyaan semacam itu perlu untuk kita jawab karena kita akan mengenal Rabb kita ketika kita mampu memehami diri kita sendiri, dua hal tersebut harus berjalan beriringan.

Wisdom dapat dipelajari dari berbagai budaya dan kejadian salah satuya adalah Tri Brata filosofi kepemimpinan jawa Mangkunegara I. Hemat saya hal ini penting untuk dipelajari terutama bagi diri saya sendiri karena saya adalah orang yang lahir dan dibesarkan di Jawa. “Sebuah usaha untuk mempelajari wisdom sekaligus mempelajari budaya sendiri”.

Berikut Tri Brata tersebut:

1. Rumangsa Melu Handarbeni, ( Merasa ikut memiliki )

sebuah semangat meras memiliki. Ketika kita merasa memiliki sesuatu dan menyayangi sesuatu, maka dengan sepenuh hati kita berusaha melindungi dan merawat hal tersebut. Perasaan ikhls tanpa pamrih akan sendirinya muncul jika kita berkorban untuk sesuatu yang kita sayangi. Dalam bahasa inggris disebut dengan sense of belonging.

2. Wajib Melu Hangrungkepi ( wajib ikut membela)

Mengingat yang kita hadapai adalah milik kita, maka kita wajib membela dan melindungi hal tersebut secara suka rela.

3. Mulat Sariro Hangroso Wani (Mawas diri dan bersikap berani)

Mau mengevalusi diri dan bersikap jujur baik bagi diri kita sendiri maupun jujur terhadap orang lain. Apa yang dilakukan seyogyanya selaras antara pikiran perkataan dan perbuatan.

( dikutip dari More about Beyond Leadership, karangan Dr. Djoko Santoso Moeljono dengan perubahan seperlunya)

poem

cakrawala fajar

awan nimbus tipis2 menyelimuti langit bagian barat
tanpa menutupi cahay bulan yang tetap terang diujung malam.
di langit sebelah timur bintang-bintang tetap memancarkan sinarnya
di sela-sela kegelapan langit timur yang merindu datangnya matahari.
kira-kira dua jam lagi sang surya akan segera menebarkan sinarnya pagi ini.

new vocabulary for today

10 new vocabularry for today
1. Jittery (adjective) mean gugup
2. tatty (adjective) mean kelihatan tidak rapi
3. Bewildere(transitive verb) mean membingungkan ;bewildered (adjective)bingung,kagum,
yang membingungkan
4. odious(Adjective) mean menjijikan
5. intriguing (Adjective) mean membangkitkan minat
6. indulgent (adjective) mean penyabar;pemurah
7. ecstatic (adjective) mean gembira luar biasa; ecstatically (adverb) benar-benar bahagia
8. fragile (adjective) mean rapuh
9. Brusque (adjective) mean kasar;in manner for example He has a brusque manner
10.deduct (transitive verb) mean mengurangi

Gejala Psikopatis

Pasca kasus pembunuhan berantai sadis yang dilakukan oleh very idham heniansyah penyimpangan psikologis “psikopat” menjadi marak dibicarakan. Menurut pandangan masyarakat awam psikopat sering diidentikan dengan orang yang melakukan pembunuhan tanpa belas kasihan dengan kata lain pembunuh berdarah dingin. Namun ternyata tidak hanya pembunuh berdarah dingin yang tergolong psikopat, berikut adalah adalah hasil wawancara Pabelan Pos dengan Ibu Lusi Nuryanti. S.Psi. Msi.seputar gejala psikopati.

Psikopat secara etimologis perasat dari kata psyco yang berarti jiwa dan pat yang artinya sakit. Psikopat merupakan penyimpangan psikologis …

Seseorang yang mengalami gejala psikopati biasanya juga menderita penyimpangan psikologis yang disebut waham. Waham (megalomaniac) didefinisikan sebagai penghargaan yang berlebihan terhadap diri sendiri dan menganggap dirinya lebih tinggi dari orang lain. Sehingga penderita waham sangat sensitive terhadap penolakan, mudah tersinggung serta pendendam. Seorang psikopat biasanya adalah seseorang yang relative cerdas karena mereka pandai memanfaatkan situasi dan orang-orang disekitarnya untuk mencapai tujuannya atau memenuhi kebutuhannya. Dengan kata lain seorang psikopat adalah orang yang sangat manipulative dan pandai bersandiwara.

Psikopat jarang memposisikan dirinya sebagai pihak yang bersalah tetapi selalu berusaha memposisikan dirinya sebagai pihak yang dirugikan. Seorang psikopat memiliki standart nilai tersendiri tentang benar dan salah tanpa memperdulikan norma yang ada dalam masyarakat. Oleh sebab itu mereka sering melakukan pelanggaran hukum dengan alasan yang sangat sepele. Setelah melakukan sebuah pelanggaran hukum, psikopat tidak merasa bersalah atas apa yang telah dia lakukan karena bagi dirinya itu adalah benar. Emosi yang dangkal serta kurangnya rasa belas kasihan juga menjadi salah satu cirri dari penderita psikopati. Berbeda dengan penderita schizophrenia yang berada dalam keadaan tidak sadar saat melakukan sesuatu, seorang psikopat sadar betul akan tindakan pelanggaran yang dia lakukan serta konsekuensinya.

Psikopat merupakan penyimpangan pskologis yang sulit dideteksi secara dini, karena gejalanya memiliki spectrum yang sangat luas. Tidak semua orang yang mengalami gejala-gejala tersebut bisa disebut dengan psikopat. Sehingga kebanyakan penderita psikopat baru ketahuan setelah dia melakukan tindakan ekstreem semisal pembunuhan.

Psikopat merupakan hasil dari sebuah riwayat perjalanan hidup yang panjang. Orang yang mengalami gejala psikopati biasanya memiliki sejarah kehidupan yang suram, misalnya sewaktu kecil dia pernah mengalami tindak kekerasan baik kekerasan fisik maupun seksual. Gejal psikopatia dapat pula muncul karena pola pengasuhan yang kurang baik dari orang tua misalnya seorang anak yang tidak pernah diperhatikan oleh orang tuanya. Seperti sebuah effek domino pola asuh yang kurang baik tersebut dapat menyebabkan seseorang sulit menjalin relasi social yang wajar dengan masyarakat, dengan kata lain orang tersebut secara social tidak diakui keberadaannya oleh masyarakat sehingga terbentuk pribadi yang cenderung antisosialis.

Koruptor juga diindikasikan sebagai seorang psikopat hal ini didasarkan pada tindakannya yang tidak memperdulikan aturan hukum, dan tidak adanya rasa bersalah setelah melakukan tindakan tersebut. Sering kita temui di media seorang koruptor yang tetap membantah bahwa dia pernah melakukan korupsi padahal hal tersebut sudah jelas-jelas terjadi. Koruptor juga sering bersandiwara untuk menutupi kejahatannya. Namun karena effek dari korupsi tidak terlalu kentara maka orang tidak menganggapnya sebagai gejala psikopati.

Meskipun seorang psikopat melakukan pelanggaran secara sadar namum sebenarnya munculnya para psikopat merupakan salah satu indicator bahwa masyarakat kita sedang “sakit”. Sakit dalam artinan mulai diabaikannya norma dan aturan agama, mulai tidak sehatnya pola relasi social masyarakat, serta mulai lunturnya sikap belas kasihan terhadap sesame manusia. Sehingga untuk mengurangi angka psikopat tersebut perlu diadakan terapi secara integrative. (By vitz)